Senin, 21 September 2015

Ayah Ada Duit?



Malam ini aku dibuat kaget saja. Pas nelpon si pacar, eh,  ternyata yang angkat telponnya si anak gadisku tersayang. Aisyah Humairah. Si gadis periang nan smart. Si cerdik yang terkadang keras kepala. Yang sering berlindung dengan gelarnya sebagai "anak-anak" lalu semena-mena menguji seluas apakah kesabaran ayahnya. Anak gadisku semata wayang.

"Assalamu’alaikum?" 

“Wa’alaikumussalam” jawaban dari seberang, dari suaranya yang masih belepotan aku tahu ini si Aisyah. Siapa lagi.
“Siapa ini?!” Tanyaku ecek-eceknya gak kenal.
“Aisyah ni” 
“Ooo...Aisyaaaah!” Ecek-eceknya aku kaget dan surprise.
“Ayah ada duit?”
“Hah?!” Aku kaget.
“Ayah ada duit Aisyah bilang?”
“Hah? Apa?!” Aku masih agak kaget kenapa dia tiba-tiba nanya perihal duit gitu. Hahahaa.

“Ayaaaah...ada duit Aisyah bilaaaaang?!” Dijawabnya dengan agak menjerit dan bernada perintah agar aku mendengarnya dengan baik. Dia kira aku gak paham sama pertanyaannya.

“Ada, Nak. Kenapa?” kucoba untuk tenang.
“Ayah, beli buku Aisyah...”
“Ooooo... " 
Terus terang akunya jadi agak lega, kirain buat apa coba anak dibawah 3 tahun udah nanya-nanya duit. Rupanya minta dibeliin buku. Alhamdulillah. Hahaha, saya kira jaman telah begitu cepat berubah. Bukan hanya melek gadget, kukira tadi anak-anak sekarang juga udah begitu cepat mengenal yang namanya duit. Hehehe.
"Iya, boleh. Buku apa Ayah beli?” 
“Hm...buku...hmm...buku rumah sakit” Jawabnya.
“Hahaha...iya, nanti ayah cari buku rumah sakit, ya”
"ya..."

Lalu terdengar kresek-kresek. Saya panggil-panggil Aisyah berkali-kali namun tak ada jawaban lagi. Eh, rupanya kata Bundanya Hp langsung ditinggalin begitu saja setelah keperluannya selesai. Hahahaa.

#Hey, Aisyah, Ayah kangen.


Affif Herman, Bandung, 13 April 2015.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar